Jumat, 07 Mei 2010

MENGATASI KESULITAN KONSENTRASI BELAJAR

Konsentrasi belajar dapat diartikan sebagai pemusatan daya pikiran terhadap sesuatu objek yang dipelajari atau dikerjakan dengan menghalau atau menyingkirkan segala hal yang tidak ada hubungannya dengan objek yang dipelajari atau dikerjakan.
Konsentrasi belajar itu harus diciptakan dan direncanakan serta dijadikan kebiasaan belajar.

Penyebab timbulnya kesulitan konsentrasi belajar :

1. Lemahnya minat pada pelajaran
Jika anda kurang berminat untuk belajar, anda mudah terpengaruh pada hal-hal yang lebih menarik perhatian anda, sehingga pada akhirnya anda tidak mengerti isi pelajaran yang seharusnya anda perhatikan secara intensif.

2. Gelisah
Perasaan tidak enak yang ditimbulakan oleh adanya konflik dengan fihak lain atau rasa khawatir karena suatu hal, sehingga menyita sebagian besar perhatian anda.

3. Suasana lingkungan belajar yang kurang memadai
Suara hiruk pikuk kendaraan, suara orang yang sedang bertengkar dan lain-lain dapat mempengaruhi perhatian dan kemampuan seseorang untuk konsentrasi belajar. Begitu juga kondisi tempat belajar yang berantakan dapat mempengaruhi perhatian dan menimbulkan rasa tak nyaman untuk belajar.

4. Kondisi kesehatan jasmani
Gangguan pada kesehatan jasmani, seperti sakit, kurang tidur, keletihan sehabis bekerja, kurang gizi, kondisi lapar sangat berpengaruh sekali pada kemampuan seseorang untuk konsentrasi belajar.

5. Tidak memiliki kecakapan dalam cara-cara belajar yang baik.
Untuk melakukan proses belajar kita membutuhkan prosedur pengaktifan pikiran, agar tetap fokus pada pelajaran.

Untuk mengembangkan kemampuan konsentrasi belajar, memerlukan antara lain :
1. Menanamkan minat belajar

Camkan dalam hati bahwa belajar harus menjadi kebutuhan pokok yang harus dipenuhi. Menjadi tantangan utama untuk menaklukan dan mengataai materi setiap pelajaran. Kebulatan tekad dan kekerasan hati dibutuhkan dalam belajar. Buang jauh-jauh rasa tak suka pada pelajaran. Setiap pelajaran sangat penting bagi anda untuk membentuk kecakapan-kecakapan seutuhnya.

2. Kesiapan belajar (ready learning)

Sebelum melakukan belajar, anda harus dalam kondisi fresh atau segar untuk belajar. untuk siap melakukan aktivitas belajar ada dua hal yang perlu diperhatikan yaitu kondisi fisik dan kondisi psikis. Kondisi fisik harus benar-benar bebas dari gangguan penyakit, gangguan lapar. Kondisi psikis harus bersih dari gangguan konflik kejiwaan atau ketegangan-ketegangan kejiwaan, seperti kecemasan, sakit hati, patah hati, iri dan dendam. Masalah-masalah konflik kejiwaan itu harus diselesaikan lebuh dahulu. Pikiran harus benar-benar jernih jika hendak melakukan kegiatan belajar.

3. Lingkungan yang kondusif

Belajar membutuhkan lingkungan yang kondusif untuk memperoleh hasil belajar secara optimal harus diupayakan tempat dan ruangan yang apik, teratur dan bersih. Suasanapun harus nyaman untuk belajar.

4. Cara belajar yang baik

Untuk memudahkan konsentrasi belajar dibutuhkan panduan untuk pengaktifan cara berfikir, penyeleksian fokus masalah dan pengarahan rasa ingin tahu. Cara belajar yang baik tentunya harus memuat tujuan yang hendak dicapai dan cara-cara menghidupkan, mengembangkan dan menghubungkan rasa ingin tahu kita hingga tuntas terhadap apa yang hendak dipelajari.

5.Waktu untuk menenangkan pikiran

Ketika kita belajar biasa dihadapkan pada bagian-bagian yang sulit dari mata pelajaran itu, sehingga kadang-kadang sampai menimbulkan kejemuan dan kebosanan untuk berpikir. Jika hal ini terjadi, jangan paksakan diri anda untuk terus melanjutkan belajar, jika dipaksakan akan menimbulakan kepenatan dan kelelahan, sehingga akan menmbulkan antipati untuk belajar. Jalan keluarnya anda harus menyediakan waktu 5-10 menit untuk beristirahat dengan mengalihkan perhatian yan bersifat menyenangkan. Jika kepenatan dan kelelahan daya pikir atau daya kerja otak kita hilang dan pikiran kembali fresh atau segar, kita kembali mempelajari pelajaran tersebut.

Hindari NARKOBA!!!

Penggunaan narkoba sangat merugikan :
  • Melanggar ketentuan hukum yang belaku dan diancam hukuman yang berat
  • Akan menjadi musuh masyarakat
  • Merusak kesehatan fisik dan psikis
  • Terkucil dalam pergaulan
  • Masa depan akan hancur
  • Cenderung melakukan tindakan kejahatan

MENGATASI KESULITAN KONSENTRASI BELAJAR

Konsentrasi belajar dapat diartikan sebagai pemusatan daya pikiran terhadap sesuatu objek yang dipaelajari

Rabu, 28 April 2010

PROBLEMATIKA UNAS

1. Menjelang pelaksanaan UNAS
Menjelang pelaksanaan UNAS merupakan saat-saat yang menegangkan bagi siswa. Apalagi satu atau dua hari menjelang UNAS, merupakan saat-saat kritis dan krisis mental. Banyak siswa yang menderita stress, pusing bahkan jatuh sakit, memikirkan apa yang akan terjadi nanti pada saat pelaksanaan UNAS. Banyak pertanyaan yang berkecamuk dalam pikiran.

*Seperti apakah soal-soal UNAS nanti?
* Dapatkah saya nanti mengerjakan soal-soal tersebut?

* Bagaimana jika ternyata tidak bisa mengerjakan?

2. Saat Mengerjakan Soal UNAS
  • Mengerjakan sesuatu dalam situasi dan kondisi berbeda dengan kebiasaan merupakan permasalahan tersendiri. Pada situasi dan kondisi biasa, soal-soal UNAS mungkin saja terasa mudah dan dapat segera dikerjakan. Akan tetapi karena UNAS kita dibatasi oleh waktu, suasana yang sangat formsl, maka soal-soal akan terasa sulit. Apalagi jika kita tidak dibekali oleh kesiapan mental.
Jika begitu, apa yang harus kita lakukan?


3. Setelah Pelaksanaan UNAS
  • Selesai pelaksanaan UNAS kita masih dibayangi oleh perasaan kawatir.
* Luluskah aku?

* Akan melanjutkan kemana?

* Bagaimana kalau tidak lulus?


Bagaimana sebaiknya ? Benarkah soal UNAS itu sulit?

Yang harus dilakukan oleh siswa adalah MEMPERSIAPKAN DIRI, secara mental dan akademik!
  1. Secara mental dapat dilakukan oleh siswa dengan cara banyak berdoa.
  2. Secara akademik, siswa harus belajar, belajar dan terus belajar!
Benarkah Soal UNAS itu sulit?
Dengan tegas kami katakan TIDAK, TIDAK dan TIDAK!!!
Kami berani mengatakan soal unas tidak sulit, karena kami akan membimbing Anda, kami akan membantu Anda dan akan terus membantu anda.

Dengan program sukses UNAS, soal-soal akan terasa MUDAH !!!

PROGRAM SUKSES UNAS

BINVO (Bimbingan Intensif Via Pos)
1. SEKILAS PROGRAM
  • Suatu Program Bimbingan Belajar Jarak Jauh melalui Pos.
  • Siswa belajar mandiri, buku Panduan Belajar dikirim ke alamat siswa.
  • Program ini adalah PROGRAM SIAP LEBIH DINI.
  • Bertujuan mempersiapkan siswa sedini mungkin dalam menghadapi Ujian Semester dan Ujian Nasional/Ujian Sekolah.
  • Berdasarkan pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP 2006)
  • Inovasi terbaru dalam bidang pendidikan, hasil riset BALITBANG FKPSI Yogyakarta.
  • Program dikelola oleh para dosen UGM/UNY, guru sekolah favorit dan Praktisi Pendidikan di Yogyakarta.
  • Satu-satunya Bimbingan Belajar Jarak Jauh yang menjangkau seluruh Indonesia.
  • Setiap tahunnya kurang lebih 30.000 pelajar di Indonesia mengikuti program ini dan rata-rata SUKSES.
2. `KEUNGGULAN PROGRAM
  • Materi berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP 2006), terdiri dari materi ringkas, soal-soal/Uji Kompetensi/Tes Pendalaman Materi dan Kunci/Pembahasan.
  • Menggunakan Metode RCE (Remedial, Continous, Enrichment) sehingga siswa mampu memadukan secara integral materi pelajaran yang diperoleh di sekolah dengan materi FKPSI Yogyakarta.
  • Fakta, Konsep, Prinsip dan Skill dalam pembahasan soal-soal adalah prioritas kami.
  • Prediksi Soal-soal Ujian Nasional selalu AKURAT / mendekati kualitas dan kualifikasi yang setara dengan Ujian Nasional sesungguhnya.
  • Setiap tahunnya, rata-rata 89,76% peserta program ini berhasil LULUS dengan nilai IDEAL.
  • BIAYA SANGAT MURAH/TERJANGKAU SISWA.
  • SATU-SATUNYA LEMBAGA PENDIDIKAN YANG BERANI MEMBERIKAN GARANSI BAGI SISWA.
3. PELAKSANAAN PROGRAM
  • Program berakhir sampai dengan menjelang UNAS/Ujian Sekolah.
  • Paket belajar tahap I akan segera dikirim setelah surat / pendaftaran sampai ke FKPSI Yogyakarta. Edisi selanjutnya dikirim secara bertahap sesuai dengan kalender akademik.
  • Siswa bebas melakukan KONSULTASI SISWA melalui surat, telepon, SMS.
  • Program ini meliputi Materi Ujian Nasional dan Ujian Sekolah.
  • Menjelang UNAS /UAS akan dilaksanakan TRY OUT dengan menggunakan LJK (Lembar Jawab Komputer).
  • TRY OUT menggunakan SOAL-SOAL PREDIKSI dar BALITBANG FKPSI YOGYAKARTA yang pasti LEBIH AKURAT DAN TERPERCAYA.
INFORMASI SMS:
  1. No. HP 1. : 085743667767
  2. No. HP 2. : 087838257959

Rabu, 17 Maret 2010


SEKILAS FKPSI YOGYAKARTA


FKPSI Yogyakarta didirikan pada tahun 1997 oleh sekelompok dosen / pengajar UGM, UNY, UPN, Universitas Sanata Dharma, Universitas Atma Jaya dan para guru SMP - SMA dari berbagai disiplin ilmu serta para praktisi pendidikan di Yogyakarta.
Dari sebuah Symposium Pendidikan Nasional , kami memiliki rasa keprihatinan terhadap kualitas pendidikan di Indonesia yang tertinggal jauh dibanding dengan negara - negara lain khususnya di kawasan Asia. Dengan difasilitasi oleh Yayasan Gadjah mada Club Yogyakarta , kemudian bersama - sama berinisiatif untuk berperan serta dalam memajukan dunia pendidikan dan bergabung dalam wadah yaitu Forum Komunikasi Pelajar Seluruh Indonesia Yogyakarta

ENAM (6) KUNCI SUKSES DALAM BELAJAR


1. KETEGUHAN HATI
Syarat utama dalam belajar, seseorang harus memiliki keteguhan hati untuk belajar. Seseorang yang telah memiliki keteguhan hati untuk belajar tidak akan berhenti belajar di tengah jalan sebelum maksud belajarnya tercapai.
  • Anda tidak akan mudah terpengaruh pada hal-hal yang dapat menghambat anda untuk belajar
  • Anda akan mampu memilih mana yang lebih penting atau lebih diutamakan untuk dilakukan
  • Anda tidak akan mudah menyerah jika menghadapi bagian-bagian yang tersulit dari pelajaran yang anda hadapi
Untuk memupuk dan menumbuhkan keteguhan hati anda perlu memiliki :
Rasa tertarik terhadap apa yang dipelajari, cita-cita, tujuan dan target yang hendak dicapai, rasa percaya diri, keinginan yang terbaik, teknik belajar yang efektif.

2. DISIPLIN DAN BELAJAR SECARA TERATUR
Anda harus dapat mengembangkan pola belajar secara teratur dan terencana, kemudian anda harus disiplin diri untuk mentaaati rencana belajar yang telah anda susun tersebut. Jangan biarkan kebiasaan buruk menunda waktu belajar menghinggapi anda.
Membiasakan diri dengan belajar secara teratur dan ditunjang dengan kedisiplinan dalam belajar membuat anda memiliki kecakapan belajar dengan baik yang pada akhirnya mempengaruhi pola pikir dan membentuk watak kepribadian yang baik.


Yang perlu mendapat perhatian anda berkaitan dengan kesehatan jasmani, antara lain :
  • Kebutuhan nutrisi harus cukup
  • Bebas dari gangguan penyakit
  • Kondisi jasmani harus segar (fresh)
  • kondisi /fungsi panca indera harus normal
Disamping kondis jasmani, tak kalah pentingnya adalah kondisi rohani (psikis) anda harus benar-benar siap untul melakukan aktivitas belajar, ketegangan-ketegangan emosional yang sangat menghambat proses belajar harus segera disingkirkan terlebih dahulu, seperti perasaan sedih, marah, iri, dendam, dan lain-lain harus dilenyapkan dari dasar lubuk hati anda.

4. LINGKUNGAN BELAJAR YANG KONDUSIF
Suasana tempat lingkungan belajar itu dapat dibedakan antara suasana lingkungan sosial dan lingkungan non sosial.
Yang dimaksud dengan suasana lingkungan non sosial adalah kondisi tata laksana ruangan tempat belajar dan suasana ruangan tempat belajar. Tata laksana ruangan tempat belajar benar-benar harus tertata rapi dan teratur agar dapat mendukung terciptanya kegiatan belajar dengan baik. Jangan sekali-kali meletakakkna sesuatu yang dapat mengganggu atau dapat memecahkan perhatian anda sehingga akan menyulitkan anda untuk konsentrasi belajar.
Sedang yang dimaksud dengan suasana lingkungan sosial adalah faktor hubungan sesama manusia yang turut mempengaruhi kegiatan belajar seseorang. Hubungan sesama manusia yang turut mepengaruhi proses belajar seseorang diantaranya hubungan subjek belajar di dalam lingkungan sekolahnya maupun hubungan subjek belajar di dalam lingkungan masyarakat atau pergaulan.
Hubungan dalam keluarga sangat diperlukan untuk hubungan yang harmonis sehingga bentuk hubungan tersebut dapat mendukung semangat untuk belajar bagi subjek belajar.
Di lingkungan sekolah tentunya bentuk hubungan yang sangat diharapkan adalah kedekatan dengan guru dan kecakapan guru dalam memberikan bimbingan secara baik serta metode mengajar yang mudah dimengerti dan dioperasionalkan. Begitu juga jalinan hubungan dengan teman-teman sekolah yang baik dan akrab.
Tentunya tidak diharapkan munculnya masalah seperti rasa tidak senang pada guru, kesulitan pemahaman dengan cara (metode) guru dalam memberikan pengajaran dan hubungan yang kurang akrab dengan teman-teman di sekolah.
Di lingkungan masyarakat banyak bentuk-bentuk pergaulan yang menyesatkan dan dapat menghilangkan semangat dan gairah untuk belajar. Oleh karena itu anda dituntut harus bersifat selektif dan waspada dalam mengembangkan pergaulan dalam masyarakat agar anda tidak terbawa arus yang dapat merugikan diri anda.

5. SUMBER BELAJAR DAN PERLENGKAPAN BELAJAR
Jika anda ingin mendapatkan hasil belajar yang baik tentunya anda harus mutlak mempersiapkan sumber-sumber belajar yang dapat mendukung seperti buku-buku, majalah ilmiah, media masa, jurnal-jurnal dan lain-lain. Semakin banyak tersedia bahasa atau sumber belajar yang dipelajari akan semakin banyak pengetahuan dan kecakapan yang dikuasai seseorang.
Anda sebagai pelajar tidak baik hanya menggantungkan diri pada satu buku pegangan wajib dalam proses belajar. Namun anda harus mengusahakna untuk memperkaya pengetahuan anda dengan buku-buku lainnya sebagai pendamping atau pendukung.
PAKET BELAJAR/ MODUL BELAJAR DARI FKPSI YOGYAKARTA adalah salah satu pendukung anda dalam MENCAPAI SUKSES UNAS/UASBN
Untuk mendukung proses belajar anda disamping sumber belajar yang harus anda sediakan dengan lengkap dan baik adalah perlengkapan belajar seperti buku tulis, pulpen, pensil dan alat-alat tulis lainnya.

6. TEKNIK BELAJAR
Mempergunakan teknik belajar dalam belajar akan memudahkan kita untuk melakukan pemusatan perhatian dan pemusatan konsentrasi belajar pada pokok pelajaran secara terarah.
Yang dimaksud dengan teknik belajar itu harus simple dan mudah dilaksanakan dan hanya perlu dibiasakan saja dalam belajar. Teknik belajar tersebut berintikan sebagai berikut :
  • Pertama, upaya yang harus dilakukan adalah penetapan tujuan yang hendak dicapai
  • Kedua, upaya bagaimana mengembangkan cara mendengar, mengembangkan cara menbaca, atau mengembangkan cara mempergunakan dengan memakai cara tanya yaitu, bagaimana, mengapa, apa, dimana, siapa, dan kapan.
  • Ketiga, upaya untuk menyusuri rangkuman dan kesimpulan yang dipelajari dengan kata-kata sendiri
  • Keempat, upaya melakukan evalusai tingat penguasaan materi pelajaran
  • Kelima, upaya melakukan pengulangan bagian-bagian yang belum dikuasai
NB : TIPS CARA BELAJAR PRAKTIS AKAN DIKIRIM BERSAMA DENGAN PENGIRIMAN PAKET BELAJAR

"BIRO KONSULTASI SISWA FKPSI YOGYAKARTA"

Selasa, 16 Maret 2010

Karya Nyata FKPSI Yogyakarta

Karya nyata dari perwujudan tujuan FKPSI Yogyakarta, setiap tahunnya selalu memberikan :
  1. Tes Phsycology / Dinamika Perguruan Tinggi kepada siswa SMA ( sementara hanya dilaksanakan di Pulau Jawa )
  2. Pendampingan dan bimbingan kepada siswa - siswi SMP dan SMA di seluruh Indonesia ( setiap tahunnya, ribuan siswa menjadi anggota FKPSI Yogyakarta )
Bentuk Bimbingan dan pendampingan FKPSI Yogyakarta bagi siswa adalah :
  • Pengiriman paket belajar kepada siswa terdaftar / anggota FKPSI Yogyakarta
  • Pemberian Subsidi Program Pendidikan bagi siswa terdaftar.
  • Uji kompetensi secara berkala
  • Konsultasi siswa melalui internet, surat, e-mail maupun telepon/ HP, SMS
  • Try Out UNAS
Dalam pelaksanaannya FKPSI Yogyakarta selu bekerja sama dengan lembaga / instansi lain, yaitu :
  • Yayasan Gadjah Mada Club Yogyakarta
  • Pusat Informasi dan Konsultasi Perguruan Tinggi
  • PT.Pos Indonesia
  • Iron Media

Dasar Operasional dan Tujuan FKPSI Yogyakarta

Dalam pelaksanaannya, FKPSI Yogyakarta berdasarkan pada :
  1. Ijin Departemen Pendidikan Nasional : No. 411.34 / 023/ PLS.PK / 1997
  2. Akta Notaris : No. 23.8.11 / Yk/97
  3. Rekomendasi Pemda : 059 / HP - PLSM / E / I / 97
  4. NPWP : 47.991.992.0 - 542.000
FKPSI Yogyakarta bertujuan :
  1. Ikut serta berpartisipasi dalam memajukan pendidikan di Indonesia
  2. Melaksanankan visi dan misi pengabdian pada masyarakat khususnya dalam bidang pendidikan